Minggu, 10 Mei 2015

alasan mengapa investasi saham

#1. Imbal Hasil Tinggi
High-Return-Investment
Saham merupakan instrumen investasi yang memberikan imbal hasil (return) paling tinggi dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya. Coba kamu pikirkan: bunga tabungan biasa cuma 1,5% sampai 2%, bunga deposito 6% sampai 6,5%, emas malah tidak memberikan hasil, malah stagnan atau turun, sedangkan investasi properti mahal dan tidak likuid. Di tengah iklim ekonomi yang sesuai, investasi saham normalnya tumbuh antara 25% sampai 30% per tahun. Warren Buffett punya rata-rata sekitar 13% per tahun, dan dia adalah orang terkaya di dunia. Bayangkan yang bisa dicapai dengan saham.
#2. Resiko terbatas
risk_mgmt
Resiko investasi saham sebenarnya terbatas. Kamu hanya bisa bangkrut jika kamu tidak mengikuti aturan-aturan yang jelas sudah ada dan bisa diikuti oleh siapa saja. Jika kamu tahu tentang valuasi saham, maka kamu bisa mencari saham-saham dengan fundamental yang jelas. Jika kamu mau lebih praktis, kamu bisa mempelajari gerak-gerik pasar melalui analisa teknikal dan grafik-grafiknya. Sangat sulit bagi kamu (sebenarnya) untuk kehilangan seluruh modal kamu di saham. Beda dengan forex dan komoditas dimana kemungkinan bangkrut jauh lebih tinggi. Tapi tidak di saham. Di saham, resikonya terbatas.
#3. Investasi Saham itu Keren
457-superjuniorm-gjlr
Bagi wanita: kalau kamu disuruh memilih antara pacar yang punya account saham dan yang punya buku tabungan saja, pilih yang punya account saham. Hidupnya pasti lebih berwarna dan wawasannya jauh lebih luas. Selain itu, dia juga pasti punya buku tabungan. Kamu akan mengetahui cara-cara riset pasar dan cara mencari peluang. Tidak usah takut tidak punya pacar, di belahan dunia manapun semua wanita memburu pria yang mengerti saham. Bagi trader wanita: tentunya pria lebih senang jika pacarnya nyambung diajak diskusi.
#4. Mulai dari Yang Kecil
Snow ball
Bola salju yang besar dimulai dari kecil, dan menjadi besar dengan sendirinya ketika dia menggelinding. Kamu bisa menceritakan pada pacar kamu nanti bahwa kamu mulai dari Rp100.000,- dan sekarang aset kamu Rp100 milyar. Itu akan memberikan nilai plus di matanya karena melihat pertumbuhan aset yang besar selama kamu hidup. Semakin dini kamu mulai, maka kamu butuh modal yang lebih kecil. Saham itu tentang waktu. Lihat poin #5.
#5. Bunga Majemuk
Flower-Tips-21
Atau, istilah kerennya compound interest. Einstein pernah berkata bahwa keajaiban dunia yang kedelapan adalah bunga majemuk. Buatlah keajaiban dunia ini berada di pihakmu, bukan di pihak bank penerbit kartu kredit. Lebih bagus lagi, miliki saham bank tersebut dan jadi pemiliknya. Buat para direktur bank itu bertekuk lutut di hadapanmu karena kamu ownernya. Jika bunga majemuk sudah menjadi temanmu, maka asetmu akan terus tumbuh, dan tumbuh, dan tumbuh, tanpa perlu campur tangan dari kamu sama sekali. Coba tanyakan kepada pemilik saham UNVR (PT Unilever Tbk) yang punya dari tahun 90-an. Mungkin ada yang sudah mencetak lembar sahamnya…
#6. Lebih Aman
daruma2
Boneka Daruma jika dipukul jatuh bisa bangun lagi dengan sendirinya. Tapi pukul orang tua hingga jatuh, dia tidak akan bangun lagi. Tidak ada semangat, gairah yang hanya dimiliki oleh orang muda. Soekarno pernah berkata, “Berikan aku sepuluh anak muda, dan akan kuguncang dunia.” Beri aku sepuluh anak muda, akan kuguncang dunia persahaman. Mulai sekarang, ketika kamu muda, dan jika kamu bangkrut, kamu akan mudah untuk mengumpulkan modal lagi. Bekerja (sementara) untuk mengumpulkan modal trading jauh lebih menyenangkan daripada terjebak di karir yang tidak memuaskan.
#7. Pensiun Dini dan Bersenang-senang
couplehawaii
Umur berapa kamu ingin pensiun? Kurangi dengan 15 tahun. ITU adalah masa kamu berjuang. Jika umur rata-rata orang sekarang 60 tahun, dan kamu menghabiskan 23 tahun pertamamu untuk belajar, saya pikir kamu harus bersenang-senang minimal 23 tahun juga dari umur kamu. Itu memberikan kamu 14 tahun untuk mencari uang. Jika kamu tidak mulai dari sekarang, kamu pasti akan hidup susah di masa tuamu, sementara para investor saham yang mulai dari dini sedang bersenang-senang di Hawaii dengan pacar keduanya…

sumber: http://pojoksaham.com/2014/07/16/7-alasan-kenapa-kamu-harus-mulai-investasi-saham-dari-sekarang/
Meskipun ada banyak pilihan untuk berinvestasi, investasi properti adalah salah satu favorit. Terdapat sekurang-kurangnya 9 alasan mengapa kita sebaiknya melakukan investasi properti dan bukan jenis investasi lain:

1. Kekuatan dari  “Leverage”
Untuk berinvestasi di properti kita memiliki pilihan untuk tidak menggunakan 100% dari uang kita, tetapi dengan menggunakan uang orang lain (OOL). Salah satu sumber yang paling umum adalah uang pinjaman bank. Tergantung dari negara mana kita berada, biasanya kita bisa mendapatkan pinjaman dari bank mulai dari 70% sampai dengan 95%. Dalam kasus ini kita hanya perlu mengeluarkan uang muka sebesar 5% sampai 30% dari harga properti. Ini juga berarti bahwa leverage adalah sekitar 3,3 sampai 20 kali.

2. Resiko relatif rendah
Secara umum, Investasi di properti tidak seperti berinvestasi di pasar saham di mana dalam satu hari harga bisa turun dan naik cukup signifikan. Hanya dalam situasi tertentu di mana perekonomian benar-benar buruk, investasi properti mungkin akan terpengaruh sedikit. Ketika dibandingkan dengan jenis investasi lain juga, seperti membuka usaha, menabung di  deposito atau berinvestasi di saham, investasi properti memiliki risiko lebih rendah dibandingkan dengan mereka. Jika kita melihat risiko dibandingkan dengan potensi pendapatan, properti mempunyai resiko yang relatif rendah dengan potensi pendapatan yang baik dari sewa dan capital gain (capital appreciation).

3. Dua sumber pendapatan: sewa dan capital gain
Investasi properti menawarkan kombinasi pendapatan sewa dan capital gain. Berinvestasi di properti yang benar tidak hanya akan memberi kita arus kas positif tetapi juga potensi capital gain tergantung pada kenaikan harga properti.
- See more at: http://www.propertidiskon.com/38/#sthash.XdNEjkW6.dpuf
Meskipun ada banyak pilihan untuk berinvestasi, investasi properti adalah salah satu favorit. Terdapat sekurang-kurangnya 9 alasan mengapa kita sebaiknya melakukan investasi properti dan bukan jenis investasi lain:

1. Kekuatan dari  “Leverage”
Untuk berinvestasi di properti kita memiliki pilihan untuk tidak menggunakan 100% dari uang kita, tetapi dengan menggunakan uang orang lain (OOL). Salah satu sumber yang paling umum adalah uang pinjaman bank. Tergantung dari negara mana kita berada, biasanya kita bisa mendapatkan pinjaman dari bank mulai dari 70% sampai dengan 95%. Dalam kasus ini kita hanya perlu mengeluarkan uang muka sebesar 5% sampai 30% dari harga properti. Ini juga berarti bahwa leverage adalah sekitar 3,3 sampai 20 kali.

2. Resiko relatif rendah
Secara umum, Investasi di properti tidak seperti berinvestasi di pasar saham di mana dalam satu hari harga bisa turun dan naik cukup signifikan. Hanya dalam situasi tertentu di mana perekonomian benar-benar buruk, investasi properti mungkin akan terpengaruh sedikit. Ketika dibandingkan dengan jenis investasi lain juga, seperti membuka usaha, menabung di  deposito atau berinvestasi di saham, investasi properti memiliki risiko lebih rendah dibandingkan dengan mereka. Jika kita melihat risiko dibandingkan dengan potensi pendapatan, properti mempunyai resiko yang relatif rendah dengan potensi pendapatan yang baik dari sewa dan capital gain (capital appreciation).

3. Dua sumber pendapatan: sewa dan capital gain
Investasi properti menawarkan kombinasi pendapatan sewa dan capital gain. Berinvestasi di properti yang benar tidak hanya akan memberi kita arus kas positif tetapi juga potensi capital gain tergantung pada kenaikan harga properti.

4. Kontrol penuh untuk meningkatkan nilai properti
Bila Anda memiliki properti, Anda memiliki kontrol penuh tentang bagaimana Anda akan meningkatkan nilai properti. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai properti, mulai dari hal yang sangat sederhana seperti lukisan kembali properti. Cara lain membeli beberapa aksesoris atau kosmetik, dan renovasi. Kegiatan-kegiatan ini sangat penting terutama ketika kita ingin menyewa atau menjual properti. Beberapa orang melakukan renovasi kecil untuk meningkatkan nilai properti sehingga pemilik dapat menjual pada harga yang jauh lebih tinggi.

5. Investasi aman dan pasti dalam jangka panjang
Harga properti biasanya tidak akan berfluktuasi begitu banyak. Secara umum, mungkin diperlukan beberapa waktu untuk harga properti berubah seiring waktu. Hal ini berbeda dengan pasar saham misalnya di mana harga dapat berubah secara drastis dalam  malam.

6. Perlindungan terhadap inflasi
Tidak seperti tabungan atau deposito di mana bunga yang diberikan biasanya jauh lebih rendah daripada tingkat inflasi, harga properti biasanya mengikuti setidaknya tingkat inflasi. Dalam kasus ini, berinvestasi di properti masih merupakan pilihan yang lebih baik untuk melindungi diri dari inflasi.

7. Kendaraan yang baik untuk mencapai kebebasan finansial
Menggunakan penghasilan sewa untuk menghasilkan arus kas positif, adalah mungkin untuk mencapai kebebasan finansial setelah beberapa tahun tergantung pada tingkat keberhasilan setiap orang dalam investasi properti. Sebagai contoh, jika seseorang memiliki pendapatan 3 juta per bulan, orang tersebut dapat secara finansial bebas dengan menghasilkan uang tunai 3 juta per bulan menggunakan 5 properti dengan masing-masing properti menghasilkan arus kas positif sebesar 600 ribu per properti  per bulan. Anggap saja ini rumah kecil atau rumah petak, uang sewa 600 tentu akan sangat wajar dan cukup konservatif dalam hal ini.

8. Dapat mengurangi beban pajak
Mendirikan perusahaan dan membeli properti dengan menggunakan nama perusahaan dapat menghemat pajak. Sewa properti dapat dianggap sebagai pajak pendapatan dan biasanya akan berlaku hanya setelah pengurangan dari semua biaya yang dibebankan. Membeli properti atas nama perusahaan akan lebih menguntungkan dibandingkan dengan membeli atas nama perorangan.

9. Menjadi kaya lewat properti
Investasi properti dapat membawa orang untuk menjadi orang yang benar-benar kaya. Kunci untuk memperoleh kekayaan dalam properti adalah melalui capital gain. Sebagai contoh, seseorang berinvestasi di sebuah apartemen dari harga 500 juta dengan uang muka sebesar 50 juta. Sewa bulanan dari properti cukup untuk membayar angsuran bank per bulan, sehingga secara otomatis, angsuran bank dibiayai oleh sewa bulanan. Setelah 20 tahun, properti telah dibayar penuh dan harga telah dihargai misalnya untuk 1 Milyar (ini konservatif, karena harga property di Indonesia akan meningkat jauh dari pada harga ini). Dalam hal ini keuntungan bersih dari investasi (1 Milyar – 50 juta) = 950 juta. Jika orang ini memiliki 3 apartemen lalu total laba bersih akan hampir 3 Milyar dalam 20 tahun. Orang ini benar-benar telah menjadi Milyarder dengan investasi properti.
- See more at: http://www.propertidiskon.com/38/#sthash.XdNEjkW6.dpuf
Meskipun ada banyak pilihan untuk berinvestasi, investasi properti adalah salah satu favorit. Terdapat sekurang-kurangnya 9 alasan mengapa kita sebaiknya melakukan investasi properti dan bukan jenis investasi lain:

1. Kekuatan dari  “Leverage”
Untuk berinvestasi di properti kita memiliki pilihan untuk tidak menggunakan 100% dari uang kita, tetapi dengan menggunakan uang orang lain (OOL). Salah satu sumber yang paling umum adalah uang pinjaman bank. Tergantung dari negara mana kita berada, biasanya kita bisa mendapatkan pinjaman dari bank mulai dari 70% sampai dengan 95%. Dalam kasus ini kita hanya perlu mengeluarkan uang muka sebesar 5% sampai 30% dari harga properti. Ini juga berarti bahwa leverage adalah sekitar 3,3 sampai 20 kali.

2. Resiko relatif rendah
Secara umum, Investasi di properti tidak seperti berinvestasi di pasar saham di mana dalam satu hari harga bisa turun dan naik cukup signifikan. Hanya dalam situasi tertentu di mana perekonomian benar-benar buruk, investasi properti mungkin akan terpengaruh sedikit. Ketika dibandingkan dengan jenis investasi lain juga, seperti membuka usaha, menabung di  deposito atau berinvestasi di saham, investasi properti memiliki risiko lebih rendah dibandingkan dengan mereka. Jika kita melihat risiko dibandingkan dengan potensi pendapatan, properti mempunyai resiko yang relatif rendah dengan potensi pendapatan yang baik dari sewa dan capital gain (capital appreciation).

3. Dua sumber pendapatan: sewa dan capital gain
Investasi properti menawarkan kombinasi pendapatan sewa dan capital gain. Berinvestasi di properti yang benar tidak hanya akan memberi kita arus kas positif tetapi juga potensi capital gain tergantung pada kenaikan harga properti.

4. Kontrol penuh untuk meningkatkan nilai properti
Bila Anda memiliki properti, Anda memiliki kontrol penuh tentang bagaimana Anda akan meningkatkan nilai properti. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai properti, mulai dari hal yang sangat sederhana seperti lukisan kembali properti. Cara lain membeli beberapa aksesoris atau kosmetik, dan renovasi. Kegiatan-kegiatan ini sangat penting terutama ketika kita ingin menyewa atau menjual properti. Beberapa orang melakukan renovasi kecil untuk meningkatkan nilai properti sehingga pemilik dapat menjual pada harga yang jauh lebih tinggi.

5. Investasi aman dan pasti dalam jangka panjang
Harga properti biasanya tidak akan berfluktuasi begitu banyak. Secara umum, mungkin diperlukan beberapa waktu untuk harga properti berubah seiring waktu. Hal ini berbeda dengan pasar saham misalnya di mana harga dapat berubah secara drastis dalam  malam.

6. Perlindungan terhadap inflasi
Tidak seperti tabungan atau deposito di mana bunga yang diberikan biasanya jauh lebih rendah daripada tingkat inflasi, harga properti biasanya mengikuti setidaknya tingkat inflasi. Dalam kasus ini, berinvestasi di properti masih merupakan pilihan yang lebih baik untuk melindungi diri dari inflasi.

7. Kendaraan yang baik untuk mencapai kebebasan finansial
Menggunakan penghasilan sewa untuk menghasilkan arus kas positif, adalah mungkin untuk mencapai kebebasan finansial setelah beberapa tahun tergantung pada tingkat keberhasilan setiap orang dalam investasi properti. Sebagai contoh, jika seseorang memiliki pendapatan 3 juta per bulan, orang tersebut dapat secara finansial bebas dengan menghasilkan uang tunai 3 juta per bulan menggunakan 5 properti dengan masing-masing properti menghasilkan arus kas positif sebesar 600 ribu per properti  per bulan. Anggap saja ini rumah kecil atau rumah petak, uang sewa 600 tentu akan sangat wajar dan cukup konservatif dalam hal ini.

8. Dapat mengurangi beban pajak
Mendirikan perusahaan dan membeli properti dengan menggunakan nama perusahaan dapat menghemat pajak. Sewa properti dapat dianggap sebagai pajak pendapatan dan biasanya akan berlaku hanya setelah pengurangan dari semua biaya yang dibebankan. Membeli properti atas nama perusahaan akan lebih menguntungkan dibandingkan dengan membeli atas nama perorangan.

9. Menjadi kaya lewat properti
Investasi properti dapat membawa orang untuk menjadi orang yang benar-benar kaya. Kunci untuk memperoleh kekayaan dalam properti adalah melalui capital gain. Sebagai contoh, seseorang berinvestasi di sebuah apartemen dari harga 500 juta dengan uang muka sebesar 50 juta. Sewa bulanan dari properti cukup untuk membayar angsuran bank per bulan, sehingga secara otomatis, angsuran bank dibiayai oleh sewa bulanan. Setelah 20 tahun, properti telah dibayar penuh dan harga telah dihargai misalnya untuk 1 Milyar (ini konservatif, karena harga property di Indonesia akan meningkat jauh dari pada harga ini). Dalam hal ini keuntungan bersih dari investasi (1 Milyar – 50 juta) = 950 juta. Jika orang ini memiliki 3 apartemen lalu total laba bersih akan hampir 3 Milyar dalam 20 tahun. Orang ini benar-benar telah menjadi Milyarder dengan investasi properti.
- See more at: http://www.propertidiskon.com/38/#sthash.XdNEjkW6.dpuf
Meskipun ada banyak pilihan untuk berinvestasi, investasi properti adalah salah satu favorit. Terdapat sekurang-kurangnya 9 alasan mengapa kita sebaiknya melakukan investasi properti dan bukan jenis investasi lain:

1. Kekuatan dari  “Leverage”
Untuk berinvestasi di properti kita memiliki pilihan untuk tidak menggunakan 100% dari uang kita, tetapi dengan menggunakan uang orang lain (OOL). Salah satu sumber yang paling umum adalah uang pinjaman bank. Tergantung dari negara mana kita berada, biasanya kita bisa mendapatkan pinjaman dari bank mulai dari 70% sampai dengan 95%. Dalam kasus ini kita hanya perlu mengeluarkan uang muka sebesar 5% sampai 30% dari harga properti. Ini juga berarti bahwa leverage adalah sekitar 3,3 sampai 20 kali.

2. Resiko relatif rendah
Secara umum, Investasi di properti tidak seperti berinvestasi di pasar saham di mana dalam satu hari harga bisa turun dan naik cukup signifikan. Hanya dalam situasi tertentu di mana perekonomian benar-benar buruk, investasi properti mungkin akan terpengaruh sedikit. Ketika dibandingkan dengan jenis investasi lain juga, seperti membuka usaha, menabung di  deposito atau berinvestasi di saham, investasi properti memiliki risiko lebih rendah dibandingkan dengan mereka. Jika kita melihat risiko dibandingkan dengan potensi pendapatan, properti mempunyai resiko yang relatif rendah dengan potensi pendapatan yang baik dari sewa dan capital gain (capital appreciation).

3. Dua sumber pendapatan: sewa dan capital gain
Investasi properti menawarkan kombinasi pendapatan sewa dan capital gain. Berinvestasi di properti yang benar tidak hanya akan memberi kita arus kas positif tetapi juga potensi capital gain tergantung pada kenaikan harga properti.

4. Kontrol penuh untuk meningkatkan nilai properti
Bila Anda memiliki properti, Anda memiliki kontrol penuh tentang bagaimana Anda akan meningkatkan nilai properti. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai properti, mulai dari hal yang sangat sederhana seperti lukisan kembali properti. Cara lain membeli beberapa aksesoris atau kosmetik, dan renovasi. Kegiatan-kegiatan ini sangat penting terutama ketika kita ingin menyewa atau menjual properti. Beberapa orang melakukan renovasi kecil untuk meningkatkan nilai properti sehingga pemilik dapat menjual pada harga yang jauh lebih tinggi.

5. Investasi aman dan pasti dalam jangka panjang
Harga properti biasanya tidak akan berfluktuasi begitu banyak. Secara umum, mungkin diperlukan beberapa waktu untuk harga properti berubah seiring waktu. Hal ini berbeda dengan pasar saham misalnya di mana harga dapat berubah secara drastis dalam  malam.

6. Perlindungan terhadap inflasi
Tidak seperti tabungan atau deposito di mana bunga yang diberikan biasanya jauh lebih rendah daripada tingkat inflasi, harga properti biasanya mengikuti setidaknya tingkat inflasi. Dalam kasus ini, berinvestasi di properti masih merupakan pilihan yang lebih baik untuk melindungi diri dari inflasi.

7. Kendaraan yang baik untuk mencapai kebebasan finansial
Menggunakan penghasilan sewa untuk menghasilkan arus kas positif, adalah mungkin untuk mencapai kebebasan finansial setelah beberapa tahun tergantung pada tingkat keberhasilan setiap orang dalam investasi properti. Sebagai contoh, jika seseorang memiliki pendapatan 3 juta per bulan, orang tersebut dapat secara finansial bebas dengan menghasilkan uang tunai 3 juta per bulan menggunakan 5 properti dengan masing-masing properti menghasilkan arus kas positif sebesar 600 ribu per properti  per bulan. Anggap saja ini rumah kecil atau rumah petak, uang sewa 600 tentu akan sangat wajar dan cukup konservatif dalam hal ini.

8. Dapat mengurangi beban pajak
Mendirikan perusahaan dan membeli properti dengan menggunakan nama perusahaan dapat menghemat pajak. Sewa properti dapat dianggap sebagai pajak pendapatan dan biasanya akan berlaku hanya setelah pengurangan dari semua biaya yang dibebankan. Membeli properti atas nama perusahaan akan lebih menguntungkan dibandingkan dengan membeli atas nama perorangan.

9. Menjadi kaya lewat properti
Investasi properti dapat membawa orang untuk menjadi orang yang benar-benar kaya. Kunci untuk memperoleh kekayaan dalam properti adalah melalui capital gain. Sebagai contoh, seseorang berinvestasi di sebuah apartemen dari harga 500 juta dengan uang muka sebesar 50 juta. Sewa bulanan dari properti cukup untuk membayar angsuran bank per bulan, sehingga secara otomatis, angsuran bank dibiayai oleh sewa bulanan. Setelah 20 tahun, properti telah dibayar penuh dan harga telah dihargai misalnya untuk 1 Milyar (ini konservatif, karena harga property di Indonesia akan meningkat jauh dari pada harga ini). Dalam hal ini keuntungan bersih dari investasi (1 Milyar – 50 juta) = 950 juta. Jika orang ini memiliki 3 apartemen lalu total laba bersih akan hampir 3 Milyar dalam 20 tahun. Orang ini benar-benar telah menjadi Milyarder dengan investasi properti.
- See more at: http://www.propertidiskon.com/38/#sthash.XdNEjkW6.dpuf

Tempat Wisata Paling Populer di Indonesia

1. Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat


Rinjani memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa dan pecinta alam dari mancanegara. Suhu udara rata-rata sekitar 20?C; terendah 12?C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Pada Juli, angin masih cukup lemah dan cuaca cukup cerah, sehingga pendakian ke puncak bisa dilakukan kapan saja.


2. Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur


Taman Nasional Komodo (TN. Komodo) merupakan kawasan yang terdiri dari beberapa pulau dengan perairan lautnya. Pulau-pulau tersebut merupakan habitat satwa komodo (Varanus komodoensis) yaitu reptil purba satu-satunya yang tersisa di bumi. Kondisi alamnya unik, terdapat padang savana yang luas dengan pohon lontarnya (Borassus flabellifer).


3. Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat


Kepulauan Raja Ampat merupakan kepulauan yang berada di barat pulau Papua di provinsi Papua Barat, tepatnya di bagian kepala burung Papua. Kepulauan ini merupakan tujuan penyelam-penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya.


4.kawah ijen , jawa timur


Kawah Ijen merupakan salah satu gunung berapi atraksi wisata di Indonesia. Kawah Ijen merupakan objek wisata terkenal, yang telah dikenal oleh para wisatawan domestik dan asing karena keindahan alam dan bahari.


5. Carstensz Pyramid, Papua


Indonesia patut berbangga dengan keunikan dan kekayaan alam serta tradisi masayarakatnya. Kali ini, Carstenz Pyramid atau yang bisa disebut dengan puncak jaya, juga berada di Papua. Puncak Carstensz ini merupakan puncak tertinggi di Australia dan Oceania.


6. Gunung Anak Krakatau, Jawa Barat


Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana yang, karena letusan pada tanggal 26-27 Agustus 1883, kemudian sirna. Letusannya sangat dahsyat dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa.


7. Gunung Bromo, Jawa Timur


Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.


8. Gunung Kelimutu, Nusa Tenggara Timur


Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa Pemo Kecamatan kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu.


9. Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara



Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.


10. Danau Toba, Sumatra Utara



Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer (danau vulkanik terbesar di dunia). Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.



sumber: http://forum.kompas.com/teras/84219-10-tempat-wisata-paling-populer-di-indonesia.html

Kebudayaan Unik Menarik Khas Indonesia

Indonesia memiliki beberapa tradisi yang menurutku unik sih, ada yang memang kebudayaan bahkan ada yang mengandung mistis. Karena kepo akhirnya aku browsing-browsing dan ketemulah beberapa tradisi berikut ini.
1. Ritual Tiwah (Suku Dayak, Kalimantan Tengah)

Ini adalah prosesi mengantarkan arwah sanak saudara yang telah meninggal ke alam baka dengan cara menyucikan dan memindahkan sisa jasad dari liang kubur menuju sebuah tempat yang bernama Sandung. Tiwah merupakan upacara ritual kematian tingkat akhir bagi masyarakat suku Dayak di Kalimantan Tengah (Kalteng), khususnya Dayak Pedalaman penganut agama Kaharingan sebagai agama leluhur warga Dayak.
Sebelum upacara Tiwah diadakan, pertama ada upacara ritual lain bernama Tantulak. Menurut kepercayaan agama Kahirangan, setelah kematian si arwah belum bisa langsung menuju ke surga. Upacara Tantulak diadakan untuk mengawal roh-roh orang mati ke Bukit Mailan, dari situ roh-roh tersebut menunggu untuk berangkat dan bertemu dengan Ranying Hattala Langit, Tuhan mereka sampai kerabat atau keluarga mereka mengadakan upacara ritual Tiwah.
Bukit Mailan bisa dikatan sebagai Alam Rahim, tempat suci dimana manusia hidup sebelum dilahirkan kedunia. Ditempat ini, mereka yang sudah mati akan menunggu sebelum ke surga melalui upacara Tiwah.
Puncak acara tiwah ini sendiri akan menempatkan tulang yang digali dari kubur dan telah dimurnikan melalui ritual khusus ke dalam Sandung. Acara pertama yang diadakan adalah menusuk hewan kurban, kerbau, sapi, dan babi.
2. Kebo-keboan (Banyuwangi) 

Ritual Tradisi yang diadakan setahun sekali pada tgl 10 Suro atau 10 Muharaam di desa Alasmalang, Singojuruh, Banyuwangi, yang berkaitan dengan budaya agraris khususnya siklus tanam padi.Upacara ini adalah gabungan antara upacara minta hujan bila terjadi kemarau panjang atau rasa syukur, bila panen berhasil dengan baik.

Di upacara ini beberapa laki laki berdandan menjadi kerbau mereka harus berkubang di tengah kubangan sawah yang baru dibajak, kemudian diarak keliling desa, disertai karnaval kesenian rakyat. Kemudian mereka juga beraksi membajak sawah.
3. Mapasilaga Tedong (Tana Toraja, Sulawesi Selatan)

Mapasilaga Tedong yang mempunyai arti Adu Kerbau, tapi kerbau yang diadu disini bukanlah Kerbau sembarangan, melainkan ada tiga jenis. Yang pertama yaitu kerbau bule atau kerbau albino, kerbau lumpur (Bubalus bubalis) yang hanya ada di Tana Toraja, kerbau Salepo yang punya bercak hitam dipunggung, dan Lontong Boke yang memiliki punggung berwarna hitam.

Mapasilaga Tedong sendiri hanya akan diselenggarakan dalam sebuah rangkain upacara Rambu Solo, yaitu upacara pemakaman yang sudah meninggal beberapa tahun sebelumya.
Sebelum acara Mapasilaga Tedong dimulai, Kerbau yang akan ditandingkan, akan diarak dulu keliling kampung bersamaan dengan pemakaman seorang wanita dari keluarga yang berduka. Kemudian beberapa wanita menumbuk padi yang di wadahkan didalam lesung, untuk menciptakan suara tradisional.
Kemudian, pihak yang menyelenggarakan Mapasilaga Tedong harus memberikan daging babi bakar, rokok, dan tuak, kepada pemandu kerbau dan para tamu. Untuk arena adu, harus ditempatkan disebuah sawah yang luas dan berlumpur atau direrumputan.
Kemudian, pihak yang menyelenggarakan Mapasilaga Tedong harus memberikan daging babi bakar, rokok, dan tuak, kepada pemandu kerbau dan para tamu. Untuk arena adu, harus ditempatkan disebuah sawah yang luas dan berlumpur atau direrumputan. Kerbau yang dinyatakan kalah adalah kerbau yang berlari dari arena Mapasilaga Tedong.
Selain itu, saat Mapasilaga Tedong sedang berjalan, akan ada lagi prosesi lain yaitu pemotongan Kerbau ala Toraja yaitu Ma’tinggoro Tedong. Ini adalah prosesi tebas kerbau dengan sebuah parang, yang dilakukan hanya satu kali tebasan saja.
4. Rambu Solo (Tana Toraja)

Rambu Solo adalah pesta atau upacara kedukaan /kematian. Bagi keluarga yang ditinggal wajib membuat sebuah pesta sebagai tanda penghormatan terakhir pada mendiang yang telah pergi.

Setelah melewati serangkaian acara, si mendiang di usung menggunakan Tongkonan (sejenis rumah adat khas Toraja) menuju makam yang berada di tebing-tebing dalam goa. Nama makamnya adalah pekuburan Londa.

Yang unik dari upacara rambu solo adalah pembuatan boneka kayu yang dibuat sangat mirip dengan yang meninggal dan diletakkan di tebing.Uniknya lagi… konon katanya, wajah boneka itu kian hari kian mirip sama yang meninggal.
5. Pasola (Sumba)

Ini adalah bagian dari serangkaian upacara tradisional yang dilakukan oleh orang Sumba. Setiap tahun pada bulan Februari atau Maret serangkaian upacara adat dilakukan dalam rangka memohon restu para dewa agar panen tahun tersebut berhasil dengan baik. Puncak dari serangkaian upacara adat yang dilakukan beberapa hari sebelumnya adalah apa yang disebut Pasola.

Pasola adalah ‘perang-perangan’ yang dilakukan oleh dua kelompok berkuda. Setiap kelompok teridiri dari lebih dari 100 pemuda bersenjakan tombak yang dibuat dari kayu berdiameter kira-kira 1,5 cm yang ujungnya dibiarkan tumpul
6. Dugderan (Semarang)

Dugderan adalah sebuah upacara yang menandai bahwa bulan puasa telah datang. Dugderan dilaksanakan tepat 1 hari sebelum bulan puasa. Kata Dugder diambil dari perpaduan bunyi dugdug dan bunyi meriam yang mengikuti kemudian diasumsikan dengan derr.

Kegiatan ini meliputi pasar rakyat yang dimulai sepekan sebelum dugderan. Karnaval yang diikuti oleh pasukan merah-putih, drumband, pasukan pakaian adat “BHINNEKA TUNGGAL IKA” , meriam , warak ngendok dan berbagai potensi kesenian yang ada di Kota Semarang.

Ciri Khas acara ini adalah warak ngendok, sejenis binatang rekaan yang bertubuh kambing berkepala naga serta kulit sisik emas. Visualisasi warak ngendok dibuat dari kertas warna – warni. Acara ini dimulai dari jam 08.00 sampai dengan maghrib di hari yang sama juga diselenggarakan festival warak dan Jipin Blantenan.
7. Tabuik (Pariaman)

Berasal dari kata ‘tabut’ dari bahasa Arab yang berarti mengarak. Upacara Tabuik merupakan sebuah tradisi masyarakat di pantai barat, Sumatera Barat, yang diselenggarakan secara turun menurun. Upacara ini digelar di hari Asyura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram.

Konon, Tabuik dibawa oleh penganut Syiah dari timur tengah ke Pariaman sebagai peringatan perang Karbala. Upacara ini juga sebagai simbol dan bentuk ekspresi rasa duka yang mendalam dan rasa hormat umat Islam di Pariaman terhadap cucu Nabi Muhammad SAW.

Dua minggu menjelang pelaksanaan upacara Tabuik, warga Pariaman sudah sibuk melakukan berbagai persiapan. Mereka membuat serta aneka penganan, kue-kue khas dan Tabuik. Dalam masa ini, ada pula warga yang menjalankan ritual khusus, yakni puasa. Pada hari yang telah ditentukan, sejak pukul 06.00, seluruh peserta dan kelengkapan upacara bersiap di alun-alun kota. Para pejabat pemerintahan pun turut hadir dalam pelaksanaan upacara paling kolosal di Sumatera Barat ini.

Selain sebagai nama upacara, Tabuik juga disematkan untuk nama benda yang menjadi komponen penting dalam ritual ini. Tabuik berjumlah dua buah dan terbuat dari bambu serta kayu. Bentuknya berupa binatang berbadan kuda, berkepala manusia, yang tegap dan bersayap. Oleh umat Islam, binatang ini disebut Buraq dan dianggap sebagai binatang gaib. Di punggung Tabuik, dibuat sebuah tonggak setinggi sekitar 15 m. Tabuik kemudian dihiasi dengan warna merah dan warna lainnya dan akan di arak nantinya.

Satu Tabuik diangkat oleh para pemikul yang jumlahnya mencapai 40 orang. Di belakang Tabuik, rombongan orang berbusana tradisional yang membawa alat musik perkusi berupa aneka gendang, turut mengisi barisan. Sesekali arak-arakan berhenti dan puluhan orang yang memainkan silat khas Minang mulai beraksi sambil diiringi tetabuhan.

Saat matahari terbenam, arak-arakan pun berakhir. Kedua Tabuik dibawa ke pantai dan selanjutnya dilarung ke laut. Hal ini dilakukan karena ada kepercayaan bahwa dibuangnya Tabuik ini ke laut, dapat membuang sial. Di samping itu, momen ini juga dipercaya sebagai waktunya Buraq terbang ke langit, dengan membawa segala jenis arakannya.
8. Makepung (Bali)

Makepung, yang dalam bahasa Indonesia berarti berkejar-kejaran, adalah tradisi berupa lomba pacu kerbau yang telah lama melekat pada masyarakat Bali, khususnya di Kabupaten Jembrana. Tradisi ini awalnya hanyalah permainan para petani yang dilakukan di sela-sela kegiatan membajak sawah di musim panen. Kala itu, mereka saling beradu cepat dengan memacu kerbau yang dikaitkan pada sebuah gerobak dan dikendalikan oleh seorang joki.

Makin lama, kegiatan yang semula iseng itu pun berkembang dan makin diminati banyak kalangan. Kini, Makepung telah menjadi salah satu atraksi budaya yang paling menarik dan banyak ditonton oleh wisatawan termasuk para turis asing. Tak hanya itu, lomba pacu kerbau inipun telah menjadi agenda tahunan wisata di Bali dan dikelola secara profesional. Sekarang ini, Makepung tidak hanya diikuti oleh kalangan petani saja,
para pegawai dan pengusaha dari kota pun banyak yang menjadi peserta maupun suporter. Apalagi, dalam sebuah pertarungan besar, Gubernur Cup misalnya, peserta Makepung yang hadir bisa mencapai sekitar 300 pasang kerbau atau bahkan lebih. Suasana pun menjadi sangat meriah dengan hadirnya para pemusik jegog(gamelan khas Bali yang terbuat dari bambu) untuk menyemarakkan suasana lomba.
9. Debus (Banten)

Atraksi yang sangat berbahaya ini biasa kita kenal dengan sebutan Debus. Konon kesenian bela diri debus berasal dari daerah al Madad. Semakin lama seni bela diri ini makin berkembang dan tumbuh besar disemua kalangan masyarakat Banten sebagai seni hiburan untuk masyarakat. Inti pertunjukan masih sangat kental gerakan silat atau beladiri dan penggunaan senjata. Kesenian debus banten ini banyak menggunakan dan memfokuskan di kekebalan seseorang pemain terhadap serangan benda tajam.

Kesenian ini tumbuh dan berkembang sejak ratusan tahun yang lalu, bersamaan dengan berkembangnya agama islam di Banten. Pada awalnya kesenian ini mempunyai fungsi sebagai penyebaran agama. Namun pada masa penjajahan Belanda dan pada saat pemerintahan Sultan Agung Tirtayasa, seni beladiri ini digunakan untuk membangkitkan semangat pejuang dan rakyat Banten melawan penjajahan yang dilakukan Belanda. Karena pada saat itu kekuatan sangat tidak berimbang, Belanda yang mempunyai senjata yang sangat lengkap dan canggih, terus mendesak pejuang dan rakyat banten. Satu-satunya senjata yang mereka punya tidak lain adalah warisan leluhur yaitu seni beladiri debus.
10. Kasada (Bromo)

Upacara Kasada bromo dilakukan oleh masyarakat Tengger yang bermukim di Gunung Bromo, Jawa Timur. Mereka melakukan ritual ini untuk mengangkat seorang Tabib atau dukun disetiap desa. Agar mereka dapat diangkat oleh para tetua adat, mereka harus bisa mengamalkan dan menghafal mantera-mantera.

Beberapa hari sebelum Upacara Kasada bromo dimulai, mereka mengerjakan sesaji-sesaji yang nantinya akan dilemparkan ke Kawah Gunung Bromo. Pada malam ke 14 bulan Kasada, Masyarakat tengger berbondong-bondong dengan membawa ongkek yang berisi sesaji dari berbagai macam hasil pertanian dan ternak. Lalu mereka membawanya ke Pura dan sambil menunggu Dukun Sepuh yang dihormati datang, mereka kembali menghafal dan melafalkan mantera, tepat tengah malam diadakan pelantikan dukun dan pemberkatan umat dipoten lautan pasir Gunung Bromo. Bagi masyarakat Tengger, peranan Dukun sangat penting. Karena mereka bertugas memimpin acara-acara ritual, perkawinan, dll.

Sebelum lulus mereka diwajibkan menghafal dan lancar dalam membaca mantra mantra. Setelah Upacara selesai, ongkek-ongkek yang berisi sesaji dibawa dari kaki gunung bromo ke atas kawah, lalu dilemparkan kedalam kawah, sebagai simbol pengorbanan yang dilakukan oleh nenek moyang mereka. Didalam kawah banyak terdapat pengemis dan penduduk tengger yang tinggal dipedalaman, mereka jauh jauh hari datang ke gunung bromo dan mendirikan tempat tinggal dikawah gunung Bromo dengan harapan mereka mendapatkan sesaji yang dilempar. Penduduk yang melempar sesaji berbagai macam buah buahan dan hasil ternak, mereka menganggapnya sebagai kaul atau terima kasih mereka terhadap tuhan atas hasil ternak dan pertanian yang melimpah.
11. Ngaben (Bali)

Ngaben adalah upacara pembakaran atau kremasi jenazah umat Hindu di Bali.Dalam prosesi Ngaben, ketika api mulai disulut, perlahan-lahan kobaran api akan membesar dan mulai berkobar menyulut sosok jenazah.

Lama-kelamaan kobaran api mulai menghanguskan jazadnya yang dipercaya akan melepaskan segala ikatan keduniawian dari orang yang meninggal itu. Bila ikatan keduniawian telah terlepas, maka semakin terbukalah kesempatan untuk melihat kebenaran dan keabadian kesucian Illahi di alam sana.

Beberapa hari sebelum upacara Ngaben dilaksanakan, keluarga dari orang yang meninggal dibantu oleh masyarakat membuat “Bade” dan “Lembu” yang sangat megah yang terbuat dari kayu, kertas warna-warni dan bahan lainnya. “Bade” dan “Lembu” ini merupakan tempat jenazah yang nantinya dibakar.
12. Tradisi Potong Jari (Papua)

Menangis, mungkin itu yang lakukan saat kita didera kesedihan. Namun, berbeda dengan masyarakat Papua pedalaman, mereka memotong jari mereka sendiri untuk menunjukkan rasa kesedihan mereka. Terdengar sadis memang, namun itulah salah satu bentuk kekayaan budaya kita.
Bagi mereka, tradisi ini disimbolkan sebagai bentuk kesedihan yang mendalam akan kehilangan anggota keluarga yang meninggal. Semakin banyak kita melihat warga Papua pedalaman memotong jarinya maka dapat diartikan telah banyak pula anggota keluarga yang mereka cintai telah meninggal dunia.
Bahkan, masyarakat terdahulu Lembah Baliem, sebuah lembah pegunungan yang cukup terkenal, pernah ada tersingkap kasus dimana seorang ibu yang memotong jari anaknya yang baru lahir dengan cara menggigitnya karena ingin menghilangkan “kesialan” yang selama ini menderanya. Ia percaya dengan ia memotong jari anaknya maka kesialan yang selama ini ia alami dapat hilang.

sumber: http://banaanaalicious.tumblr.com/post/74022744689/tradisi-unik-yang-cuman-ada-di-indonesia

KUNJUNGAN MUSEUM PETA



TUGAS PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (SOFTSKILL)
DOSEN: IBU METI NURHAYATI



Description: preview_html_m49d9d66c.png



Tugas Kelompok Mengunjungi Museum PETA
2EA18

Nama anggota:
Agung Nur Prabowo
Indri Sugiastiwi
Jazmi Karami
Miftahul Fauzan
Nadiyah Haniyati Farhana
Niken Aulia Hasanah
Wati Mekar Sari

Depok, Indonesia
2014- 2015

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan atas kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga saya dapat menyelesaikan Laporan Kunjungan, walaupun masih banyak kekurangan.
Laporan ini saya susun berdasarkan kegiatan yang dilaksanakan di Museum PETA (Pembela Tanah Air) Bogor untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh Dosen Pendidikan Kewarganegaraan (Softskill) Ibu Meti Nurhayati.
Saya menyadari sepenuhnya bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu saya berharap kepada ibu Meti Nurhayati dan pembaca untuk memberikan saran dan kritik yang bersifat membangun demi perbaikan lebih lanjut.

Demikian laporan ini saya buat semoga bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih.









Depok, 26 April 2015


Indri Sugiastiwi








Daftar Isi

Halaman judul .................................................................................................................... i
Prakata ..............................................................................................................................ii
Daftar Isi ......................................................................................................................3
Pendahuluan    ......................................................................................................................... 4
Isi    .......................................................................................................................................... 5
Penutup  ................................................................................................................................. 17
Daftar Pustaka ......................................................................................................................  18

























BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang:

Pembangunan Monumen dan Museum PETA ini dimulai pada tanggal 14 November 1993, dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Presiden RI yang juga merupakan sesepuh YAPETA yaitu Umar Wirahadikusumah.Pembangunan tersebut memakan waktu kurang lebih 2 tahun dan diresmikan oleh Presiden RI H.M. Soeharto pada tanggal 18 Desember 1995.Didalam komplek Monumen dan Museum PETA dibagian belakang terdapat Monumen dimana berdiri sebuah patung Jenderal Sudirman sebagai perwira PETA.

Pada dinding yang berbentuk setengah lingkaran tercantum nama-nama perwira tentara PETA dari seluruh Jawa, Madura dan Bali serta Sumatera.Pada bagian luar dinding monumen, telah dibuat relief sejarah PETA.Sedangkan di dalam dua ruangan museum terdapat 14 diorama dengan adegan-adegan dari jalannya sejarah PETA dalam perjuangan menuju kemerdekaan tanah air. Adegan-adegan ini berbentuk tiga dimensi dan didukung dengan suara yang melatar-belakangi suasana kejadian-kejadian yang diwujudkan oleh masing-masing diorama.

Museum ini menempati dua ruangan di sebuah gedung dan halaman di Kompleks Pusdikzi TNI-AD, sekitar 500 m arah dari Istana Bogor. Lokasi Monumen dan Museum PETA ini berada di sebelah kiri Jalan Jenderal Sudirman jika dari arah Istana Bogor, di gedung No.35, dengan patung Jenderal Sudirman dan Sudancho Supriadi terlihat gagah berdiri di halam depan gedung, ditemani dua buah tank.

Tujuan dan manfaat:
Tujuan dan manfaat dari pembuatan makalah adalah:
1. Memenuhi Tugas Softskill yang diberikan Dosen
2. Mengetahui sejarah secara langsung dengan cara observasi ke tempat museum dan diceritakan secara langsung oleh ibu pemandu yang ada disana
3. Mengetahui sejarah terbentuknya TNI yang dulunya bernama BKR


BAB II
ISI

Menurut sejarahnya pembentukan PETA dimulai di tahun 1943 setelah di tanggal 3 Oktober 1943 keluar osamu seirei(Dekrit) No.44 tahun 1943 yang mensahkan pembentukan tentara PETA.bagi pemerintah pendudukan Jepang pembentukkan tentara PETA sebagai alat mempertahankan wilayahnaya terutama di Indonesia dari serbuan tentara sekutu sedang bagi pimpinan pergerakan kmeerdekaan indonesia mereka mendukung pembentukkan tentara PETA karena melihat Indonesia ketika merdeka membutuhkan tentara yang pofesional terlatih untuk mempertahankan kemerdekaan dan keselamatan rakyatnya dan PETA mereka lihat sebagai sarana mencapai tujuan itu.

Akhirnya Pemerintah pendudukan Jepang memilih kota Bogor sebagai pusat tempat pelatihan tentara PETA yang disebut Jawa Boei Giyugun Kanbu Kyo Iku Tai (Pusat Pendidikan Perwira Tentara Sukarela Pembela Tanah Air) dan berdiri diatas bekas tangsi dan markas tentara KNIL (Koninklijik Nederlands Indische Leger) pelatihan tentara PETA berlangsung selama 3-4 bulan setelah lulus pelatihan mereka kembali ke daerahnya masing-masing.

Untuk mengingatkan generasi muda akan kisah perjuangan PETA dan mengenang tentara PETA yang telah gugur dalam perjuangan maupun yang telah dipanggil Yang maha Kuasa karena faktor usia maka didirikanlah museum PETA atas prakarsa YAPETA (yayasan Pembela Tanah Air) yang dimulai tahun 1993 dan selesai di tahun 1995 dan diresmikan oleh Bapak H.M.Soeharto presiden ke 2 RI dan juga alumni PETA.

Jenderal besar Sudirman,Presiden ke 2 RI Jenderal (purn) Soeharto,wakil presiden RI Jenderal (Purn) Umar wirahadikusumah,Menteri panglima Angkatan darat Jenderal anumerta Achmad Yani,Bapak paskibraka,Brigjen (Purn) Latief Hendraningrat,Pimpinan pemberontakan PETA di Blitar Shodancho supriyadi serta tokoh-tokoh lainnya mereka seluruhnya adalah alumnus Pembela tanah air (PETA) oraganisasi kemiliteran yang dibentuk pemerintah Jepang selama berkuasa di Indonesia.

Bogor sebagai tempat dilahirkannya prajurit garda terdepan yang gagah berani tak perlu dielakkan lagi. Berdasarkan sejarah, Jepang pernah mengeluarkan dekrit membentuk Tentara Sukarela Pembela Tanah Air (PETA) di Bogor. Alih-alih dibentuk untuk membantu Jepang melawan sekutu, PETA kemudian dijadikan sebagai korps tentara yang disiapkan untuk mencapai Indonesia merdeka oleh para pemimpin pergerakan kebangsaan.

Peran tentara PETA tidak lepas dari tanah Bogor, karena di daerah inilah untuk pertama kali pendidikan perwira PETA didirikan. Untuk mengenang Bogor sebagai kota pembela tanah air, dibangunlah monumen yang berdiri berdampingan dengan museum yang diberi nama Museum PETA. Museum PETA terletak di Jalan Jenderal Sudirman No 35, Bogor, menempati lokasi yang dahulu dijadikan tempat pendidikan kemiliteran para perwira PETA. Konon, pemilihan lokasi ini atas berbagai pertimbangan. Antara lain karena lokasinya strategis, udara yang sejuk, dukungan fasilitas, dan yang terpenting masyarakat sekitar pada saat itu juga mendukung didirikannya pusat pendidikan militer dalam usaha mencapai kemerdekaan Indonesia.

Pembangunan Museum PETA diprakarsai oleh Yayasan Pembela Tanah Air, sebuah yayasan yang menjadi tempat bersatunya mantan Tentara Sukarela Pembela Tanah Air. Pembangunan dimulai pada 14 November 1993 dan memerlukan waktu sekitar 2 tahun sebelum bangunan selesai. Pada 18 Desember 1995, Museum PETA diresmikan oleh Presiden Soeharto – yang juga merupakan mantan perwira PETA angkatan I.  

Memasuki kawasan museum, pengunjung akan disambut sebuah prasasti yang dituliskan pada dinding marmer. Tulisan bernada nasionalisme tersebut berisi sebuah pernyataan: “Bumi Pembela Tanah Air Ini Merupakan Kawah Candradimuka Keprajuritan Indonesia, Kami Datang dan Berkumpul di Bogor Tidak Saling Mengenal, Kami Berpisah sebagai Kawan Seperjuangan untuk Membela Tanah Air.”

Masuk lebih ke dalam, pengunjung akan menjumpai berbagai diorama yang menjelaskan sejarah dan perkembangan tentara PETA dalam meraih cita-cita kemerdekaan Indonesia. Selain diorama, terdapat juga koleksi pakaian dan berbagai jenis senjata yang pernah digunakan tentara PETA. Koleksi lainnya berupa foto dokumentasi sepak terjang tentara PETA hasil guntingan dari media masa pada saat itu.

Terdapat sebuah monumen di bagian belakang Museum PETA. Monumen tersebut berupa patung Daidancho Soedirman. Daidancho merupakan pangkat kemiliteran buatan Jepang. Daidancho setara dengan Komandan Batalyon (Letkol/Mayor). Di bagian yang lain, terdapat patung Supriyadi dengan gestur yang heroik, tangan kanan mengepal ke atas sementara tangan kiri menggenggam sebilah samurai.

Pahlawan Nasional yang bernama lengkap Fransiskus Xaverius Supriyadi ini mempunyai pangkat Shodancho atau setara dengan Komandan Pleton (Letnan). Beliau berperan memimpin pemberontakan tentara PETA terhadap pendudukan Jepang di Blitar pada Februari 1945. Sementara, pada dinding monumen yang berbentuk setengah lingkaran terdapat nama-nama perwira tentara PETA yang berasal dari seluruh Jawa, Bali, Madura, dan Sumatera – lengkap dengan informasi yang menerangkan fungsi dan jabatannya.

·         Bukti foto di Museum
Gerbang pintu masuk museum PETA
Description: https://pecintawisata.files.wordpress.com/2011/09/dsc_1132.jpg?w=670&h=445

*      Relief di dinding Museum
Description: https://pecintawisata.files.wordpress.com/2011/09/dsc_1129.jpg?w=670&h=445

*      Pertama memasuki Museum saya dan teman-teman kelompok di pertemukan oleh seorang pemandu, ibu ini menceritakan dari awal hingga akhir cerita awal pembentukkan museum dan sejarah PETA
Description: D:\musium PETA\S__11517964.jpg

*      Seragam pada masa awal tentara PETA zaman penjajahan negara Jepang
Description: D:\musium PETA\S__11517966.jpg

*      koleksi persenjataan yang asli peninggalan perang dari rampasan tentara Jepang maupun dari tentara sekutu baik senapan mesin,senapan panjang dan pistol yang dalam kondisi tersimpan penataan yang teratur dan rapi memudahkan pengunjung dalam menikmati koleksi yang ada disini.
Description: https://pecintawisata.files.wordpress.com/2011/09/dsc_1104.jpg?w=670&h=449

Description: D:\musium PETA\S__11517967.jpg

*      Bentuk diorama-diorama yang menggambarkan kondisi pada saat itu
Description: S__11517971.jpg


*      Foto asli tentara PETA dalam koran
Description: S__11517976.jpgDescription: S__11517975.jpg

Description: S__11517974.jpg 

Description: S__11517977.jpg


*      Foto Shodancho Ahmad Yani, Shodanco Darmaji, Shodanco Sarwo Adi Wibowo, Chudanco Suryo Sumpena
Description: S__11517980.jpg

*      Alat-alat yang digunakan tentara PETA untuk merobohkan bangunan ataupun menjatuhkan pesawat, biasanya digunakan di atas gunung untuk menembak ke gunung yang lainnya, dengan kuat dan gagah berani tentara PETA merampas senjata ini dari negara Amerika dan Jepang
Description: S__11517983.jpg

Description: S__11517998.jpg

Description: S__11517999.jpg

*      patung jenderal besar Sudirman berpakaian seragam tentara PETA berdisri atas marmer putih dan di kiri dan kanan beliau diapit 2 meriam medan dan tepat dibelakang beliau asrama tentara RI setelah mengambil patung jenderal besar Sudirman berpakaian seragam tentara PETA berdisri atas marmer putih dan di kiri dan kanan beliau diapit 2 meriam medan dan tepat dibelakang beliau asrama tentara RI setelah mengambil patung jenderal besar Sudirman berpakaian seragam tentara PETA berdisri atas marmer putih dan di kiri dan kanan beliau diapit 2 meriam medan dan tepat dibelakang beliau asrama tentara RI
Description: https://pecintawisata.files.wordpress.com/2011/09/dsc_1115.jpg?w=670&h=445

*      saya dan teman-teman kelompok juga berfoto di depan patung Jendral Sudirman

Description: S__11518011.jpg
*      Sebuah kehormatan bisa berfoto dengan TNI yang juga dengan berbaik hati menemani kami dan pemandu museum bercerita tentang sejarah PETA
Description: S__11518012.jpg

Description: S__11518013.jpg

*      Kelompok kami ada 8 orang yaitu dari kiri bawah ada Wati Mekarsari, Nadiyah Haniyati Farhana, Indri Sugiastiwi, Niken Aulia Hasanah. Dari kiri atas ada Jazmi Karami, Rio, Agung, dan Miftahul Fauzan



Description: S__11518010.jpg
BAB III
PENUTUP

Kesimpulan :
Berkunjung ke Museum PETA, pengunjung akan diajak kembali ke masa pergerakan perjuangan kemerdekaan Indonesia – masa ketika sikap nasionalisme menjadi panglima melebihi sikap individualisme kelompok dan golongan. Di museum ini, pengunjung juga diajak untuk mengetahui sejarah panjang cikal bakal berdirinya TNI di Indonesia, sambil mengenang jasa para perwira tentara PETA yang telah gugur mempertaruhkan jiwa dan raganya untuk cita-cita kemerdakaan Indonesia.

Diorama Monumen dan Museum PETA yang menggambarkaan saat pasukan PETA tengah menjalani pendidikan kemiliteran di Jawa Boei Giyugun Kanbu Kyo Iku Tai (Pusat Pendidikan Perwira Tentara Sukarela Pembela Tanah Air di Jawa).

Diluar Museum ke arah belakang, terlihat Patung Panglima Besar Sudirman saat masih muda. Patung itu ada di halaman terbuka di ujung lorong tengah gedung Monumen dan Museum PETA, diapit oleh dua buah meriam lapangan.

Patung itu menggambarkan sosok Jenderal Sudirman saat masih sebagai perwira PETA. Pada dinding yang berbentuk setengah lingkaran di belakang patung Sudirman ini tercantum nama-nama perwira tentara PETA dari seluruh Jawa, Madura, Bali, dan Sumatera.

Saran:
Monumen dan Museum PETA merupakan sebuah museum yang baik untuk dikunjungi, agar menyegarkan ingatan mengenai peran dan pentingnya pendidikan kemiliteran dalam mendukung perjuangan politik menegakkan kemerdekaan RI.







Daftar Pustaka

Museum Pembela Tanah Air
asosiasimuseumindonesia.org
pecintawisata.wordpress.com